Sabtu, 24 November 2012

Dongeng mengenal hewan



Di suatu padang rumput hijau di tepi danau,ada beberapa hewan yang sibuk bermain. Ada yang berlari-lari,ada yang terbang dengan riang nya,ada yang berenang dan berbincang. Hewan pertama mengenalkan dirinya, “Aku mempunyai bulu yang halus, aku suka makan ikan,aku lucu manusia suka sekali bermain dengan ku,” namaku kucing. “Aku juga mempunyai bulu yang halus, tapi gigi ku lebih tajam dari mu kucing,manusia ada yang takut dan suka kepada ku,aku suka sekali menggonggong” namaku anjing.
            “Kwek…Kwek sekarang giliran ku,aku suka sekali berenang di danau ini,terkadang mengepakkan sayapku,jika aku berjalan tubuhku bergoyang-goyang seperti berjoget.” Aku adalah si Bebek. Dan hei kau yang terbang siapakah kamu Tanya yang lain. “Aku??? Apakah kalian tidak mengenalku yang suka terbang,mempunyai sayap yang indah,dan suka sekali bermain dengan bunga.” Aku tahu kau kupu-kupu”,teriak kucing. Benar sekali kau pintar,balas kupu-kupu.
            “Hei lihat dua hewan ditepi danau siapa mereka?” Tanya kupu-kupu. Yang satu mempunyai badan yang kembung,memiliki kaki empat dan suka melompat,jika hujan turun dia pasti senang. Kira-kira siapa dia?”
            “Teman nya sangat kecil,sepertinya sedang membawa gula,dia suka masuk ke lubang-lubang kecil,siapakah mereka berdua? Tanya yang lain.Perkenalkan teman-teman namaku semut jawab hewan yang kecil,dan yang bulat hijau itu si katak teman ku,salam kenal semua. “salam kenal juga semut dan katak” jawab yang lainnya.

Autobiografi ku



Tepat pada tanggal 09 bulan Oktober tahun 1994 di kota Palembang,saya lahir sebagai anak perempuan pertama dari ibu Yulia Marantika dan bapak Hamsi Rahman. Yang diberi nama Mega Wulansi dengan harapan nama itu akan membawa saya kelak menjadi orang besar yang berguna bagi keluarga,Negara dan agama.

            Saya dibesarkan di kota Palembang tepat nya di Plaju,seberang ulu II. Sejak kecil saya merupakan anak yang aktif berceloteh dan tidak suka diam, memasuki usia ke tiga tahun,saya mendapatkan adik perempuan kedua yang diberi nama Asa Ayu Ningsi.
Memasuki usia 5 tahun, saya bersekolah di Sekolah Dasar Negeri 251 Palembang,
Setelah enam tahun saya di Pendidikan dasar, di usia saya yang ke 12 saya melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama di SMP Negeri 20 palembang.

Setelah sembilan tahun saya mengenyam pendidikan dasar dan tingkat menengah,dengan perolehan peringkat kelas yang termasuk membanggakan. Walaupun dengan perolehan nilai yang selalu baik, Saya pernah merasakan keraguan untuk masuk ke Sekolah Menengah Atas yang ia inginkan.Namun,karena kerja keras dan do’a saya mampu masuk ke SMA Negeri 4 Palembang. Disana untuk pertama kalinya saya harus menerima nilai paa semester pertama yang mengecewakan,saya sadari itu semua karena saya terlalu sibuk dengan urusan diluar sekolah. 



Kini tepat di usia ke 18 tahun,saya telah menjadi mahasiswa Universitas Sriwijaya fakultas keguruan dan ilmu pendidikan jurusan pendidikan anak usia dini,walaupun yang saya pilih sekarang bukan merupakan cita-cita yang ingin saya capai dengan menjadi seorang pegawai bank,namun saya tetap percaya jalan yang dipilihkan Allah jauh lebih baik. Di umur yang sekarang saya tumbuh sebagai remaja perempuan berjilbab dengan tinggi sekitar 157cm.